Kayu jati hampir setinggi pria dewasa ditemukan di Sleman Yogyakarta

Orang-orang dari desa Plasan, dari Daerah Khusus Tirtomartani, Kalasan, furniture jati minimalis Sleman, dan Yogyakarta, menemukan jati yang berdiameter 1,5 meter dan panjang hingga 20 meter.

Darmo, seorang penduduk desa Plasan, Kalasan, mengatakan pohon besar itu telah ditemukan oleh penduduk setempat ketika ia menggali banyak untuk membuat kolam ikan.

Orang-orang yang sebelumnya berpikir tentang membuat tambak ikan terkejut ketika mereka menemukan sepotong kayu keras, bertekstur. Kemudian penggunaan sepotong besar meningkat dan ternyata itu adalah bola yang sangat besar.

Menyusul penamaan raksasa oleh penduduk, Pusat Pelestarian Warisan Budaya DIY (BPCB), peneliti dari Departemen Ilmu Hutan UGM dan Dinas Kehutanan Provinsi melakukan penelitian pada pohon jati kuno.

BPCB percaya bahwa jati ini telah dikuburkan beberapa ratus tahun yang lalu oleh letusan Gunung Merapi.

Penelitian belum selesai dan asal-usul kayu jati tidak diketahui. Namun, diketahui bahwa jati dimakamkan di sebelah situs Candi Kedulan, yang beberapa puluh meter dari situs.

Pohon jati ini juga berada di bawah tanah dan memiliki kedalaman yang sesuai dengan kedalaman Candi Kedulan ketika ditemukan.

Banyak orang senang melihat fenomena jati besar ini, bahkan orang-orang dari luar Kalasan, termasuk Muslim Kotagede, Yogyakarta, yang datang karena mereka penasaran dengan penemuan jati ini.

“Saya dari Kotagede, saya ingin tahu tentang jati ini, banyak orang berbicara di jejaring sosial, jadi saya datang untuk membuktikannya, itu sangat besar,” katanya.

Rencananya adalah sebagai berikut: Jika jati ini benar-benar pohon Ekofak, beberapa pohon ini akan ditempatkan atau dilestarikan di museum, dan yang lain akan dilelang untuk pengembangan desa karena tanah di mana pohon itu berada adalah satu. tanah desa.

Sebelumnya, ada warga yang membeli pohon ini dengan nilai Rp 150 juta, tetapi pohon ini belum dilepas. Jika dilelang, akan dimulai dengan harga minimum Rp 500 juta di masa depan.

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *